Fenomena Manpower, Pertahanan dan Alutsista TNI (I)

Lagi-lagi inspirasi ini di dapat di Facebook (Facebook Indonesia), seorang teman memberikan link di statusnya tentang Total Available Military Manpower of The World, and military’s manpower of Indonesia is on the 4th level after China, India, and United States of America.
- China (2008) 729.323.673
- India (2008) 584.141.225
- USA (2008) 144.354.117
- Indonesia (2008) 125.530.542
- dst.
Data tersebut, however it is (the source said it’s taken from CIA’s World Factbook), menunjukkan kekuatan manpower militer Indonesia/ TNI (TNI AD, TNI AL, TNI AU), yang apabila diikuti dengan kekuatan alutsista TNI, maka bargaining power Indonesia dalam tata pergaulan Internasional akan sangat kuat pada banyak kepentingan, salah satu contoh kepentinganya dibabarkan oleh Kazmi di TANDEF. Whenever we talk about military power of Indonesia, the main topic would be the National Defence of Indonesia. Dimana ada kekuatan militer (manpower dan alutsista TNI) Indonesia, di situ pula Pertahanan Nasional Indonesia diperhitungkan kuat ataupun lemahnya. Oleh karenanya, pertahanan dan alutsista TNI akan selalu seiring dalam penyimpulannya.
Namun demikian, kekuatan manpower militer Indonesia maupun alutsista TNI bukanlah satu-satunya faktor utama dalam upaya pengembangan pertahanan negara (Fenomena Manpower, Pertahanan dan Alutsista TNI). Dalam bukunya, Pertahanan Negara dan Postur TNI Ideal, Connie Rahakundini Bakrie menyebutkan there are three major factors to establish the National Defence of Indonesia :
- Geo-strategic
- International Variable of Change
- The Military Needed Power of Readiness to Win a War (Gelar kekuatan/ postur/ operasi/ kesiapan yang dibutuhkan militer Indonesia guna memenangkan perang)
Nah, kalaupun tulisan ini dijadikan sebagai latar belakang pemikiran/ konsep, dengan adanya data manpower militer dunia suguhan CIA tersebut, fenomena kondisi alutsista TNI saat ini, dan tiga faktor utama pengembangan pertahanan negara, minimal, yang menjadi pertanyaan saya selanjutnya adalah :
Pemikiran seperti apakah yang harus kita kembangkan sebagai satu dari 230an juta lebih warga negara Indonesia?
Popularity: 70% [?]





Wow fantastic,.. seandainya saja didukung alutsista yg memadai Indonesia menjadi slh stu negra yg diperhitungkan dunia internasional…
Wongbagoes,
Itu dia, Mas. Secara, 3 faktor utamanya saling berkait, perubahan internasional kalau tidak didukung kesiapan sistem pertahanan dan kemampuan diplomasi yang dapat diandalkan juga dapat memustahilkan peningkatan kemampuan pertahanan (peningkatan alutsista). Satu sisi, banyak faktor penghambatnya untuk kaitan dua pertama tadi, sesuai dengan ciri kondisi negara berkembang. Namun bagaimanapun juga, kerja paralel lebih baik untuk dilaksanakan, senyampang mencermati dan mengantisipasi perubahan internasional, membangun sistem pertahanan yang semakin terpadu, memperkuat diplomasi, juga penting untuk meningkatkan eksistensi alutsista kita. Tentu masyarakat punya andil yang sangat besar untuk itu justru berpulang ke masyarakat karena keberhasilan pengembangannya pun juga akan bahkan harus dirasakan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Btw, makasih ampiran sekaligus apresiasinya, Mas.
Wongbagoes´s last blog ..Tutorial Joomla 1.5 (Ebook)
busyet dah…banyak amat ya..?
padahal dulu sempet jadi cita-cita tapi sayangnya ana gagal, hiks..
Gajah Pesing
…in fact, ini juga belum berhasil n belum gagal di satu sisi.. jadi ya dungane Panjenengan juga ya…biar berhasil.
gajah_pesing´s last blog ..Sekedar Cerita
ini persoalan penting dan mendesak utk memperkuat pertahanan nasional demi menjaga kedaulatan, mas dhoni. dg alutsista yang memadai, bangsa kita akan nmemiliki posisi tawar yang tinggi di mata dunia, meski ini bukan satu2nya.
Pak Sawali,
Nggih demikian Pak Sawali. Di ranah urutan manpower 5 besar, terlalu jauh kalau kita ambil pembanding dengan China, terlebih USA. Saya ambil pembanding India. Tinjauan Geostrategisnya untuk banyak kepentingan internasional, Indonesia logikanya dituntut untuk lebih kuat daripada India. Satu parameter dari perkembangan Industri pertahanan, India pesat kemajuannya. Dari satu tinjauan ini saja kita layak miris, sebenarnya.
sawali tuhusetya´s last blog ..Saya Sudah Tak Muda Lagi?