(Im)Prove Your English

It has been taking a long time for me not to write something in English. And I’d like to do it again and again here, started with a story about an email I’ve received which is sent by Youthsays of Indonesia. The email told me about (Im)proving my skill on English by campaigning such a message to all of you. As appreciation, Youthsays of Indonesia has such a present for me, then.

Here I have two things on English to be shared with you,

English is A Need

and

Learning English is Easy

And I won’t describe those ones here. So you may please first understand it by yourself. I’ll try to describe it, then, in the next post. Have fun!

Read more

Popularity: 3% [?]

Lima Menit Saja?

Laki-laki itu sudah 2 jam duduk di undakan teras belakang rumah, rumah yang biasa disebut oleh komunitas di lingkungan itu sebagai Mess Awan Jingga. Sunyi, bahkan jangkrik pun enggan bernyanyi. Terang saja enggan bernyanyi, apalagi membentuk grup orkestra bersama dua-tiga ekor katak, karena mereka lebih baik bersembunyi, mencari perlindungan. Derasnya hujan mengguyur bagian pulau kecil itu, paling deras barangkali pada koordinat di mana Awan Jingga berada, sudah berlangsung setidaknya satu jam terakhir. Sempurnalah bagi laki-laki itu, dingin, lewat tengah malam, hujan deras, listrik dipadamkan pula oleh PLN Biak. Benar-benar sempurna. Namun, semua itu tidak membuatnya beranjak. Menggeser duduk bersilanya saja tidak. Entah adonan lem jenis apa ataukah campuran semen macam apa yang begitu mengeratkan pantatnya dengan undakan teras itu. Apapun itu kondisinya, beberapa lipatan kulit di dahinya membentuk semacam relief hancur dinding batu di Candi Boko, Jogja. Jemari kiri kanannya pun saling merajut sedari hujan belum tercurah tadi.

“Lima menit saja? Ndak beres!” teriak batinnya.

Read more

Popularity: 15% [?]

unTuk sauDara-sauDariku, anak Ibukota.

Aku punya saudara-saudari. Dan saudara-saudariku itu sedang bongkok, sakit punggung. Mungkin akibat disakiti saudara-saudariku yang lain, atau jutaan kemungkinan lainnya, pikirku. Soal sebab penyakit mereka, aku tak peduli, lebih karena aku tidak bisa apa-apa. Hanya saja aku yakin, meski jalan terbongkok, bahkan lebih sering tersungkur kembali saat berusaha berdiri, hati mereka tetap tersenyum penuh syukur atas nikmat kepercayaanNya akan anugerah sakit punggung dan bongkok itu. Karena apa? Karena mereka yakin Tuhan tahu mereka bisa berdiri lebih tegak dan melangkah lagi lebih gagah setelahnya. Karena mereka yakin, setidaknya Tuhan hanya punya maksud baik bagi hambaNya. Yakinku, itu adalah hak Tuhan, dengan kemahatahuanNya, memilih siapa dipercaya apa. Dan dalam hal mereka, menurutNya, merekalah yang paling mampu. Anda? Saya? Anak Ibukota maupun Ibutiri? Masing-masing punya jatah kepercayaanNya, tidak akan sama, sesuai Dia menakar kemampuan kita. Kalau di antara kita sudah nerima jatah kram leher, bersyukurlah.. Kalau belum nerima jatah kram betis, berisaplah bersyukur..

Read more

Popularity: 9% [?]

Perspective of Imlek : Gong Xi Fa Cai (Pics)

Gong Xi Fa Cai 1# perspektif lampion itu, one of beauties of Indonesia, harmonized by a difference.

Read more

Popularity: 7% [?]

Memang, Hidup Di Negeri Pembajak Ada Enaknya.

Beberapa teman saya yang berasal dari luar negeri sering mengatakan,
Begitu enaknya kamu orang Indonesia, Dot.
Kok? tanya saya.
Begitu gampang, cepat, dan murahnya kamu nonton movies bagus-bagus keluaran baru.
Sial, *malu* ternyata bukan pujian tapi sindiran yang begitu menohok tenggorokan!! Saya tak mampu berbicara dengan mereka lebih jauh soal itu.

Gambar dieksekusi (26 Januari 2010), saya beri tajuk Gambar : CD/ DVD BAJAKAN SIAP BAKAR, sebagai satu ilustrasi kenyataan sampai dengan saat ini bahwa :

  1. Begitu negri ini belum membudayakan penghargaan terhadap hak cipta, baik itu dlam industri musik, perfilman, maupun aplikasi software komputer, khususnya dlm bentuk produk CD/ DVD.
  2. CD-CD/ DVD-DVD bajakan menjadi satu dilema antara budaya buruk dan kebutuhan masyarakat yang begitu menginginkan hiburan ataupun penunjang kecerdasan secara jauh lebih murah dan terjangkau.

Popularity: 18% [?]

Refleksi 1# Berlabuh

Siang malam di tengah perairan luas… kadang badai topan menerjang, kadang lautan hangat tenang mengantar berkah rejeki. Dan di antara waktu-waktu itu, di antara topan-badai dan hangat tenang berejeki… kapal BUTUH berlabuh.. untuk membenamkan kembali keperkasaan, kecongkakan pelayarannya.. dan sebelum ia kehilangan arah kembali.

Popularity: 15% [?]

Jepretan Buat Ultah Bunda (Dedicated 4 Bunda n sHya)

Ini Bunda-Nashya.. buat Bund n sHya..

Popularity: 14% [?]